Postingan

[ESAI] MEMBACA BUKU SEBAGAI TEMAN MENGENAL DIRI

Gambar
  "There is no friend as loyal as a book."  —Ernest Hemingway Satu paket buku yang masih terbungkus kertas warna merah dengan tulisan berbahasa Inggris. Ernest Hemingway . Aku sering mendengar nama itu, namun, belum berkesempatan untuk membaca karya-karyanya. Perlahan tapi pasti, satu paket buku itu kubuka. Aku tidak tega jika harus merobek kertas pembungkus tersebut secara sembarangan. Aku ingin menyimpan per bagian ini! Kalimat dalam bahasa Inggris itu terus kuulang. There is no friend as loyal as a book. Pikiranku menjadi berlarian, memunculkan beberapa pertanyaan. Mengapa Ernest Hemingway menulis kalimat itu? Apa sebab-sebab dia menuliskan itu? Seperti apa kehidupannya? Keluarga atau lingkungan pertemanan? Bagaimana dengan kesedihan yang dialaminya? Kekecewaan atau kesenangan? Apakah jadwal sehari-harinya padat atau melamun sepanjang hari? Apakah dia menulis? Tentu saja dia menulis! Lalu buku-buku apa yang sudah dibaca sepanjang hidupnya? Ah, kepalaku. Aku bergegas mem...

[CERPEN] AKTIVITAS PONSEL BAGUS SORE INI

Gambar
  Saya ingat yang ramai dibicarakan orang-orang dalam media sosial setahun terakhir, tentang ponsel berkamera bulat yang mirip dengan kamera sungguhan. Orang-orang menginginkan ponsel itu, mereka berbondong-bondong membeli bahkan rela meminjam uang ke orang tak dikenal. Saya takjub sekali sekaligus bertanya-tanya, sebagus apa kamera dari ponsel itu? Saya kira pertanyaan dalam kepala hanya itu saja, tetapi, pertanyaan-pertanyaan lain perlahan muncul di atas kepala. Ponsel berkamera bulat seperti kamera sungguhan itu apakah benar akan menghasilkan foto bagus sekaligus? Saya tidak percaya. Toh, pasalnya saya mendapati beberapa komentar teman dari media sosial yang mengatakan, mereka tidak percaya diri memotret dengan ponsel sekalipun dengan ponsel berkamera bulat seperti kamera betulan itu. Saya jadi kebingungan, pendapat yang manakah yang benar? Saya tidak tahu. *** Ada ponsel berkamera bulat seperti kamera sungguhan tergeletak di meja panjang ruang tamu. Saya melihat-lihat sek...

[SAAT KITA CERITA NANTI] SEMUA ORANG INGIN DIDENGAR

Gambar
Aku cukup terkejut ketika ucapanmu begitu, kalau saat ini hanya bisa mendengar dengarkan saja, tapi, dengarkan saksama, ya . Merasa kurang puas, aku timpali lagi dengan pertanyaan, bagaimana bisa hanya dengan mendengarkan, kan, biasanya orang-orang perlu nasihat . Kamu tertawa lepas. Beruntung langit cerah, aku tidak jadi memukul lenganmu. Kan, kamu ingat, ada yang hanya ingin didengar tanpa komentar, atau nasihat . Aku mengangguk. Lupa-lupa ingat, beberapa orang yang kutemui mengatakan hal yang sama dengan perkataanmu. Lagi-lagi aku mengangguk dan pandanganku jatuh pada langit biru dan burung-burung yang beterbangan. Semua orang ingin sekali didengar, kan? Dari ceritanya, masa lalu, perencanaan masa depan, atau apapun itu. Tetapi, tak banyak dari mereka yang mendengarkan. Sekadar mendengarkan, iya. Tetapi, jika lebih dari mendengarkan? Kamu tertawa lepas lagi. Aku bisa menduga, tawa lepasmu adalah bagian dari kekecewaanmu. Iya, kan? Sok tahu! Kan, kamu bukan detektif terkenal dari B...